Dekranasda Parigi Moutong Tampilkan Produk Unggulan UMKM di Pameran MTQ Sulawesi Tengah
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Ming, 7 Jun 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar

SIGI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong memanfaatkan ajang Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat.
Pameran yang berlangsung di kawasan Taman Likuifaksi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sabtu (6/6/2026), diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hj Hestiwati Nanga, mengatakan keikutsertaan daerahnya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas promosi produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Pada stan Dekranasda Parigi Moutong, pengunjung dapat melihat beragam produk unggulan daerah, mulai dari madu, Virgin Coconut Oil (VCO), kerajinan tangan, hingga kain tenun bermotif Bomba Saga yang menjadi identitas budaya baru Kabupaten Parigi Moutong.
Menurut Hestiwati, pameran menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Parigi Moutong memiliki banyak produk unggulan yang berkualitas dan layak bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia berharap promosi yang dilakukan melalui berbagai pameran dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil di daerah.
Selain menjadi media promosi, keikutsertaan Dekranasda Parigi Moutong dalam pameran tersebut juga menjadi wadah untuk membangun jejaring pemasaran serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui produk-produk kerajinan yang ditampilkan.
Dekranasda Parigi Moutong berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM dan pengrajin lokal agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing produk unggulan daerah di tingkat regional maupun nasional. *RDM
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar