Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » LMP Minta Pemda Evaluasi Total Drainase Kota Parigi: Infrastruktur Harus Dibangun Berdasarkan Kajian Teknis

LMP Minta Pemda Evaluasi Total Drainase Kota Parigi: Infrastruktur Harus Dibangun Berdasarkan Kajian Teknis

  • account_circle HNG
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

Parigi, Seperdetik– Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong menilai persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Parigi setiap kali hujan deras merupakan indikator bahwa sistem drainase perkotaan perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Menurut LMP Parimo, pembangunan infrastruktur drainase tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus didasarkan pada kajian teknis yang matang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Wakil Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Parigi Moutong, Teguh Arifianto, mengatakan sistem drainase Kota Parigi saat ini sudah tidak lagi sebanding dengan perkembangan kawasan perkotaan, sehingga sering kali tidak mampu menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Outline drainase Kota Parigi sudah harus diperbarui. Jaringan yang dibangun tidak boleh sekadar dibangun, tetapi harus memperhitungkan debit air hujan, kapasitas saluran, serta kecepatan aliran berdasarkan perbedaan elevasi dari Bantaya hingga Masigi atau Baliara,” ujar Yanto sapaan Akrab Teguh Arifianto, Kamis, 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa setiap hujan dengan durasi lebih dari 20 menit, sejumlah ruas jalan di ibu kota kabupaten berubah menjadi genangan air, bahkan beberapa rumah warga ikut terdampak.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pembaruan konsep pembangunan drainase yang mengikuti perkembangan tata ruang dan perubahan karakteristik kawasan perkotaan.

Menurut Yanto, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sudah saatnya memiliki masterplan drainase perkotaan yang disusun berdasarkan studi kelayakan (feasibility study), analisis hidrologi, serta pemetaan daerah aliran air. Dengan demikian, setiap pembangunan saluran drainase memiliki fungsi yang terukur dan terintegrasi dengan jaringan drainase lainnya.

Selain pembangunan jaringan baru, ia juga mengusulkan agar pemerintah mengkaji kembali pemanfaatan kanal-kanal lama yang telah dibangun sejak masa kolonial Belanda, seperti Kanal Toraranga dan Kanal Loji di samping Masjid Nur.

Menurutnya, infrastruktur tersebut masih memiliki potensi untuk dioptimalkan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir apabila direvitalisasi dan dihubungkan dengan jaringan drainase modern.

Dirinya juga mengingatkan agar pemerintah tidak menjadikan persoalan sampah sebagai satu-satunya penyebab banjir. Menurutnya, penyediaan sarana pengelolaan sampah merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam penataan kawasan perkotaan.

“Jika pemerintah menyebut sampah sebagai penyebab banjir, maka pemerintah juga harus memastikan tersedianya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang memadai di setiap kawasan permukiman. Faktanya, di wilayah Bantaya yang dihuni ribuan warga, keberadaan TPS sangat minim. Hal ini menunjukkan bahwa penataan infrastruktur dasar masih perlu mendapat perhatian serius,” tegasnya.

LMP Kabupaten Parigi Moutong berharap pemerintah daerah segera menjadikan pembenahan sistem drainase sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan daerah.

“Infrastruktur yang direncanakan melalui kajian teknis yang komprehensif diyakini tidak hanya mampu mengurangi risiko banjir, tetapi juga mendukung pertumbuhan Kota Parigi sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih tertata” pungkasnya.

  • Penulis: HNG
  • Editor: Bob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Persiapan Peresmian Perpustakaan Daerah Fokus pada Layanan, Keamanan, dan Literasi

    Rakor Persiapan Peresmian Perpustakaan Daerah Fokus pada Layanan, Keamanan, dan Literasi

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik –  Upaya menghadirkan pusat literasi yang representatif bagi masyarakat terus dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memantapkan seluruh kesiapan pelaksanaan peresmian Gedung Layanan Perpustakaan melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Parigi Moutong, Senin (16/03/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati […]

  • Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menetapkan libur perayaan Idul Fitri Tahun 2026 bagi seluruh satuan pendidikan mulai 16 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada 30 Maret 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan pada 11 Februari 2026 tentang pengaturan pembelajaran selama Ramadan 1447 […]

  • Pasar Tematik Parigi Moutong Mulai Jadi Penggerak Ekonomi Agro Buah dan Kuliner Lokal

    Pasar Tematik Parigi Moutong Mulai Jadi Penggerak Ekonomi Agro Buah dan Kuliner Lokal

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, Seperdetik – Pasar Tematik Kabupaten Parigi Moutong mulai menunjukkan perannya sebagai ruang penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha agro buah dan kuliner lokal. Pasar yang diresmikan pada November 2025 oleh Wakil Menteri tersebut terus dioptimalkan melalui koordinasi lintas kecamatan guna memastikan aktivitas pasar berjalan sesuai dengan konsep awal. Pemerintah Daerah melalui Bidang […]

  • Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Bappelitbangda Perkuat Pengendalian Program MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

    Bappelitbangda Perkuat Pengendalian Program MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat sistem pengendalian melalui kerja sama lintas perangkat daerah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan program berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Pembentukan Satgas menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarperangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan […]

  • Bappelitbangda Perkuat Pengurusan HAKI Durian Parigi Moutong untuk Tingkatkan Nilai Jual

    Bappelitbangda Perkuat Pengurusan HAKI Durian Parigi Moutong untuk Tingkatkan Nilai Jual

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pengembangan durian sebagai salah satu komoditas andalan Kabupaten Parigi Moutong kini tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga diarahkan pada penguatan aspek perlindungan hukum dan identitas produk. Melalui pengurusan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), pemerintah daerah berupaya memastikan durian khas Parigi Moutong memiliki pengakuan resmi yang mampu meningkatkan daya saing […]

expand_less