Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pengajuan Indikasi Geografis Durian Montong Parigi Moutong Masuki Tahap Penyempurnaan Dokumen

Pengajuan Indikasi Geografis Durian Montong Parigi Moutong Masuki Tahap Penyempurnaan Dokumen

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Kabupaten Parigi Moutong semakin mendekati tahapan pengajuan Indikasi Geografis (IG) bagi Durian Montong sebagai komoditas unggulan daerah. Proses tersebut ditandai dengan pendampingan teknis dari Kementerian Hukum Republik Indonesia untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dan dokumen pendukung telah memenuhi standar sebelum diajukan secara resmi.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam kegiatan audiensi dan pendampingan teknis di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Senin (2/3/2026). Pertemuan itu membahas berbagai aspek yang harus dipenuhi dalam dokumen deskripsi, termasuk karakteristik produk, kondisi geografis, hingga kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Mardiana, mengatakan proses pengajuan Indikasi Geografis telah berjalan selama beberapa tahun dan saat ini memasuki tahap finalisasi dokumen.

“Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dengan baik sehingga proses pengajuan Indikasi Geografis dapat segera dilaksanakan. Pendampingan dari Kementerian Hukum sangat membantu dalam menyempurnakan dokumen yang menjadi syarat utama pendaftaran,” ujar Mardiana.

Ia menjelaskan bahwa dokumen deskripsi memiliki peran penting karena menjadi dasar penilaian terhadap kekhasan Durian Montong Parigi Moutong. Di dalamnya memuat berbagai informasi mengenai karakteristik buah, mulai dari cita rasa, aroma, tekstur daging, bentuk, hingga pengaruh kondisi alam dan lingkungan yang membedakannya dari durian yang dihasilkan daerah lain.

Menurut Mardiana, seluruh informasi tersebut harus disusun secara komprehensif agar mampu membuktikan bahwa kualitas Durian Montong Parigi Moutong memiliki keterkaitan erat dengan wilayah asalnya.

“Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Keunggulan Durian Montong Parigi Moutong harus dijelaskan secara ilmiah dan administratif agar dapat memperoleh perlindungan melalui Indikasi Geografis,” jelasnya.

Selain membahas kelengkapan dokumen, tim pendamping juga memberikan arahan mengenai pembentukan lembaga atau asosiasi yang akan menjadi pemegang hak Indikasi Geografis. Organisasi tersebut nantinya bertugas mengoordinasikan petani dan pelaku usaha, menjaga standar mutu produk, serta mengawasi penggunaan nama Durian Montong Parigi Moutong sesuai ketentuan yang berlaku.

“Asosiasi memiliki peran penting setelah sertifikat diterbitkan. Mereka akan memastikan kualitas produk tetap terjaga sekaligus mengawasi penggunaan nama Durian Montong Parigi Moutong agar tidak disalahgunakan,” katanya.

Mardiana menambahkan, keberhasilan memperoleh sertifikat Indikasi Geografis diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan komoditas durian di Kabupaten Parigi Moutong. Selain memberikan perlindungan hukum, pengakuan tersebut juga berpotensi meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas jaringan pemasaran, serta menaikkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan petani.

“Indikasi Geografis bukan hanya bentuk perlindungan terhadap produk lokal, tetapi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing Durian Montong Parigi Moutong di pasar nasional maupun internasional. Pada akhirnya, manfaat terbesar diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para petani,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong optimistis seluruh tahapan pengajuan dapat diselesaikan sesuai target. Dengan diperolehnya sertifikat Indikasi Geografis, Durian Montong Parigi Moutong diharapkan semakin memiliki posisi yang kuat sebagai komoditas unggulan daerah, sekaligus menjadi identitas yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor hortikultura di daerah.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjend LMP Instruksikan LMP Parigi Moutong Dampingi Petani Terdampak Tambang di Kayuboko

    Sekjend LMP Instruksikan LMP Parigi Moutong Dampingi Petani Terdampak Tambang di Kayuboko

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, SEPERDETIK – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Markas Besar Laskar Merah Putih (Mabes LMP), Dr. Abdul Rachman Thaha, S.H., M.H., meminta jajaran Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong untuk memberikan pendampingan kepada para petani yang terdampak aktivitas pertambangan di wilayah Kayuboko dan kawasan sekitarnya. Permintaan tersebut disampaikan menyusul semakin memprihatinkannya kondisi […]

  • Bupati dan Wabup Parigi Moutong Perkuat Silaturahmi Bersama Warga pada Halal Bi Halal di Loji

    Bupati dan Wabup Parigi Moutong Perkuat Silaturahmi Bersama Warga pada Halal Bi Halal di Loji

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Semangat kebersamaan pasca-Idulfitri terus diperkuat melalui kegiatan Halal Bi Halal yang digelar di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Sabtu (26/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid sebagai bentuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ratusan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh […]

  • Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Soroti Rendahnya Angka Partisipasi SMP

    Disdikbud Parigi Moutong Soroti Rendahnya Angka Partisipasi SMP

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Di tengah capaian positif sektor pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2025, masih terselip satu persoalan mendasar yang menjadi perhatian serius, yakni rendahnya partisipasi pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Data evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong menunjukkan, angka partisipasi pendidikan yang cukup tinggi pada jenjang pendidikan dasar belum […]

  • Alat Produktivitas Terbaik untuk Kerja Jarak Jauh photo_camera 1

    Alat Produktivitas Terbaik untuk Kerja Jarak Jauh

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 430
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengarahkan kebijakan pembangunan menuju konsep yang lebih ramah lingkungan dengan menempatkan mitigasi bencana sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana. […]

expand_less