Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Diduga Tipu Calon Mitra MBG, Oknum Pimpinan dan Perwakilan Yayasan PPBI Terima Dana Ratusan Juta Tanpa Kejelasan

Diduga Tipu Calon Mitra MBG, Oknum Pimpinan dan Perwakilan Yayasan PPBI Terima Dana Ratusan Juta Tanpa Kejelasan

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

PARIGI, Seperdetik – Sejumlah warga mendatangi Sekretariat Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Parigi, Senin sore (11/5/2026), untuk mengadukan dugaan penipuan yang melibatkan oknum pimpinan dan perwakilan Yayasan Pelita Prabu Berjaya Indonesia (PPBI) di Kabupaten Parigi Moutong.

Para korban mengaku telah menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada oknum-oknum tersebut dengan iming-iming menjadi mitra BGN melalui yayasan dan mendapat titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembelian ompreng, menjadi supplier dan berbagai hal lainnya untuk berkontribusi dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari yayasan tersebut.

Salah satu korban, Herman, mengaku telah menyetor dana secara bertahap hingga mencapai Rp170 juta. Dana itu diserahkan kepada HBM, perwakilan Yayasan PPBI berdasarkan janji akan dilibatkan pada SPPG yang telah beroperasi untuk penyewaan dua unit mobil operasional, namun hingga kini tidak pernah terealisasi.

“Kami dijanjikan banyak hal, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Semua hanya janji tanpa ada kejelasan,” ujar Herman.

Korban lainnya, Alex, mengaku telah mengeluarkan sekitar Rp200 juta yang digunakan untuk berbagai kebutuhan yang disebut berkaitan dengan pengurusan dapur, mulai dari penarikan dana di Brilink, pembelian perlengkapan dapur, biaya transportasi ke Jakarta, hingga pembayaran uang muka kendaraan.

Asrul juga mengaku menyerahkan dana hingga Rp87 juta, sementara korban lain, Randi, mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah, termasuk menggadaikan kendaraan berdasarkan perintah dari HBM.

“Saya sampai menggadaikan motor karena diyakinkan bahwa pengurusan dapur ini akan segera beroperasi,” katanya.

Korban lainnya, Rostina, mengaku telah menyerahkan uang hingga Rp140 juta secara bertahap.

“Hampir setiap hari minta uang, alasannya macam-macam, mulai renovasi dapur, biaya ke Jakarta untuk pengurusan berkas, sampai saya diminta mengambil pinjaman bank Rp20 juta dan uang itu diambil,” ungkap Rostina.

Ketua Markas Cabang LMP Parigi Moutong, Fadli Arifin Azis, mengatakan pihaknya menerima aduan dari sedikitnya tujuh mitra/vendor yang diduga mengalami kerugian dengan modus serupa.

“Modusnya hampir sama, ada permintaan dana untuk ploting titik dapur, pengurusan administrasi, hingga pembelian ompreng. Namun sampai hari ini titik dapur tidak ada, ompreng juga tidak pernah diterima,” kata Fadli.

Ia juga mengungkap adanya warga Toribulu atas nama H. Tasman yang mengaku telah menyetor hingga Rp270 juta kepada yayasan yang sama. Selain telah menyerahkan dana ratusan juta ke oknum pimpinan yayasan, masih banyak permintaan uang hingga ratusan juta rupiah yang dilakukan oleh perwakilan Yayasan tersebut.

“Menurut keterangan pak Haji ke saya, dana untuk pembelian ompreng dan biaya pengurusan titik dapur telah mulai diserahkan sejak Juni 2025. Namun sampai Mei 2026, belum ada kejelasan terkait realisasi titik dapur maupun pengadaan ompreng” jelas Fadli

Bahkan menurut korban katanya, saat perwakilan Yayasan tersebut dikonfirmasi terkait kejelasan pengembalian dana ratusan juta rupiah yang telah diterima, saudari HBM perwakilan Yayasan PPBI disebut hanya memberikan alasan dan berulang kali berjanji akan mengurus pengembalian dana dari pimpinan yayasan di Jakarta.

“Persoalan ini bukan hanya menyangkut perwakilan yayasan mereka, tetapi saya duga adalah sebuah konspirasi kejahatan yang merugikan orang yang tak hanya dilakukan perwakilan mereka di Parigi, tapi juga pimpinan pusat karena dana telah disetor namun tidak ada realisasi,” ujarnya.

Fadli menegaskan LMP akan mendampingi para korban untuk menempuh jalur hukum.

“Insya Allah kami akan mendampingi masyarakat melaporkan persoalan ini ke pihak kepolisian” ungkapnya.

 Selain itu, pihak LMP Parimo akan membuka persoalan ini sehingga diketahui Badan Gizi Nasional dan lingkaran istana.

“Oknum-oknum dalam yayasan PPBI ini mengaku pimpinannya sebagai humas atau tangan kanan dari kerabat presiden. Siapapun itu, saya yakin perbuatan salah tidak akan dilindungi Presiden. Kami ingin agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan korban baru,” tegasnya.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Program Seragam Sekolah Gratis Jelang Tahun Ajaran Baru

    Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Program Seragam Sekolah Gratis Jelang Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program seragam sekolah gratis menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Evaluasi difokuskan pada model seragam dan ketepatan ukuran guna menyempurnakan pelaksanaan program pada periode mendatang. Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan langkah tersebut diambil dengan merujuk […]

  • Parigi Moutong Tembus Pasar Tiongkok, Gubernur Sulteng Lepas Ekspor Perdana Durian                                       

    Parigi Moutong Tembus Pasar Tiongkok, Gubernur Sulteng Lepas Ekspor Perdana Durian                                       

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik- Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi melepas ekspor perdana durian beku menuju Republik Rakyat Tiongkok, Kamis (26/02/2026) pukul 14.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PT. Silvia Amerta Jaya, Desa Tolai, Kecamatan Torue ini menjadi tonggak penting pengembangan komoditas unggulan daerah ke pasar internasional. Ekspor perdana tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Sulawesi […]

  • Kisah Ketahanan: Gadget Gagal yang Membuka Jalan bagi Kesuksesan di Masa Depan

    Kisah Ketahanan: Gadget Gagal yang Membuka Jalan bagi Kesuksesan di Masa Depan

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 358
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Minta Sekolah Selaraskan RKAS dengan Program Prioritas Pendidikan

    Disdikbud Parigi Moutong Temukan Pelanggaran Tata Tertib pada Pelaksanaan TKA

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menemukan sejumlah pelanggaran tata tertib dan kendala teknis dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama tahap satu dan dua. Temuan itu mencuat setelah Disdikbud melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang telah menyelesaikan pelaksanaan ujian. Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan evaluasi dilakukan […]

  • Perkembangan terkini perang Israel-Hamas: Opini anti-AS di negara-negara Arab meningkat seiring dukungan terhadap Israel

    Perkembangan terkini perang Israel-Hamas: Opini anti-AS di negara-negara Arab meningkat seiring dukungan terhadap Israel

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 512
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan, Bupati Banggai Resmikan Gedung MCK

    Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan, Bupati Banggai Resmikan Gedung MCK

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Banggai terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan sarana pendidikan berbasis keagamaan. Wujud komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Gedung MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di Pondok Pesantren Darussalam Toili, Kecamatan Toili, yang dilakukan langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P., Sabtu (14/03/2026). Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah […]

expand_less