Parigi Moutong Matangkan Konsep Gerbang Desa untuk Sinkronkan Program OPD
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Sel, 10 Mar 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Model pembangunan berbasis kolaborasi antarsektor tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh desa. Melalui konsep Gerbang Desa, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan memiliki arah kebijakan yang sama dalam menjalankan program pembangunan.
Melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), penyusunan Gerbang Desa diarahkan menjadi pedoman bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun program kerja yang selaras dengan visi pembangunan daerah. Dengan pendekatan tersebut, pelaksanaan pembangunan diharapkan tidak lagi berjalan secara sektoral, melainkan saling mendukung dalam mencapai target pembangunan.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan Gerbang Desa dirancang sebagai instrumen untuk menerjemahkan visi pembangunan ke dalam program yang dapat diukur hasilnya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Gerbang Desa kami siapkan agar seluruh perangkat daerah memiliki arah yang sama dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan. Dengan begitu, setiap kegiatan yang dilaksanakan akan saling mendukung dan memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat,” ujar Irwan, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarsektor sehingga setiap OPD tidak lagi bekerja sendiri-sendiri. Seluruh program akan diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah secara terpadu.
Menurut Irwan, kebijakan pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tetap bertumpu pada empat sektor utama, yakni peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta reformasi tata kelola pemerintahan. Keempat sektor tersebut menjadi landasan dalam penyusunan berbagai program prioritas daerah.
Visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” kemudian dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan yang selanjutnya diterjemahkan menjadi enam agenda prioritas atau Enam Bersama sebagai panduan pelaksanaan program di seluruh perangkat daerah.
Program Sejahtera Bersama difokuskan pada pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan usaha produktif lainnya. Sementara Lancar Bersama diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, termasuk peningkatan jalan, jembatan, irigasi, serta konektivitas antarwilayah.
Di sektor kesehatan, pemerintah menjalankan program Sehat Bersama guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta mempercepat penanganan stunting dan persoalan gizi. Adapun peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus dalam program Cerdas Bersama melalui penguatan layanan pendidikan dan pelatihan keterampilan.
Sementara itu, program Harmoni Bersama diarahkan pada pelestarian lingkungan, rehabilitasi kawasan, pengurangan risiko bencana, serta pengelolaan persampahan. Sedangkan Berintegrasi Bersama menjadi strategi untuk memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat transformasi digital pemerintahan.
“Seluruh program telah dilengkapi indikator kinerja yang jelas sehingga menjadi acuan bagi setiap OPD dalam menyusun kegiatan yang tepat sasaran. Dengan demikian, pembangunan dapat berlangsung lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Irwan.
Ia berharap penerapan Gerbang Desa mampu memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
“Melalui Gerbang Desa, kami ingin memastikan setiap desa menjadi bagian penting dari pembangunan daerah. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci untuk mewujudkan Parigi Moutong yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Irwan.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar