Forum Pra Musrenbang Bahas Langkah Strategis Penanganan Stunting di Parigi Moutong
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Jum, 27 Mar 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Komitmen mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Parigi Moutong kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Stunting Tahun 2026 yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat (27/3/2026). Forum tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah lintas sektor dalam menyusun kebijakan dan program yang lebih terintegrasi guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Parigi Moutong.
Pra Musrenbang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, yang mewakili Bupati Parigi Moutong. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, disampaikan bahwa perencanaan yang matang menjadi faktor penting untuk memastikan setiap intervensi penanganan stunting berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan.
“Pra Musrenbang Stunting merupakan bagian dari proses menyusun kebijakan yang lebih terpadu sehingga seluruh program yang dirancang dapat saling mendukung dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Yusnaeni.
Ia menjelaskan, hasil pembahasan dalam forum tersebut akan menjadi dasar penyusunan program prioritas pada berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, penyediaan infrastruktur pendukung, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, persoalan stunting merupakan isu pembangunan yang memerlukan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi agar setiap program yang dilaksanakan memiliki keterkaitan dan saling melengkapi.
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah dan dukungan berbagai pihak agar intervensi yang dilakukan mampu memberikan hasil yang optimal,” katanya.
Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan. Hasil evaluasi itu diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan dan pelaksanaan program pada tahun berikutnya.
Forum juga menghasilkan sejumlah rekomendasi yang dituangkan dalam berita acara sebagai pedoman pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di tingkat kabupaten. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam memperkuat sinkronisasi program hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Yusnaeni berharap seluruh perangkat daerah mampu mempertahankan komitmen dan memperkuat sinergi dalam menjalankan program yang telah disepakati sehingga target penurunan stunting dapat dicapai sesuai harapan.
“Melalui kolaborasi yang semakin kuat dan perencanaan yang lebih terarah, kami optimistis upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif serta mampu melahirkan generasi Parigi Moutong yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar