Irwan: Sosialisasi Program Kesehatan Perlu Diperluas agar Tepat Sasaran
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan pembenahan sektor kesehatan melalui penguatan koordinasi lintas instansi guna memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan dengan mengevaluasi pelaksanaan berbagai program kesehatan sekaligus menyinkronkan kebijakan daerah dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, jajaran rumah sakit, kepala puskesmas, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda). Pertemuan ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang dapat segera diterapkan.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, SKM, mengatakan program pelayanan kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah telah berjalan seiring dengan Program Berani Sehat milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Meski demikian, pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan mekanisme layanan masih perlu terus ditingkatkan.
“Program pelayanan kesehatan sebenarnya sudah tersedia di seluruh puskesmas. Tantangan saat ini adalah bagaimana masyarakat mengetahui jenis layanan yang dapat diakses serta prosedur yang harus ditempuh agar manfaat program benar-benar dirasakan,” ujar Irwan, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem pelayanan, terutama pada proses rujukan pasien dan pembiayaan layanan kesehatan.
Irwan menjelaskan, penerapan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) telah membantu mempercepat komunikasi antar fasilitas kesehatan sehingga proses rujukan pasien dapat dilakukan secara lebih efisien. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala teknis, seperti kualitas jaringan internet dan kesiapan sumber daya manusia di masing-masing fasilitas pelayanan.
“Secara sistem, mekanisme rujukan sudah jauh lebih baik. Namun kami tetap melakukan evaluasi karena masih ada hambatan teknis yang perlu dibenahi, terutama terkait jaringan dan kesiapan operator di lapangan,” katanya.
Untuk mengurangi keterlambatan pelayanan, fasilitas kesehatan juga memperkuat koordinasi melalui media komunikasi digital. Informasi mengenai ketersediaan ruang perawatan, tenaga medis, hingga sarana penunjang terus diperbarui agar proses rujukan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Komunikasi yang cepat antar fasilitas kesehatan sangat penting agar pasien segera mendapatkan rumah sakit tujuan yang memiliki kapasitas pelayanan sesuai kebutuhannya,” jelas Irwan.
Ia menambahkan, selain pelayanan yang dijamin BPJS Kesehatan bagi peserta aktif, pemerintah daerah juga menghadirkan sejumlah layanan pendukung sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Salah satunya adalah penyediaan ambulans gratis untuk pemulangan jenazah yang belum masuk dalam cakupan pembiayaan BPJS.
“Pemerintah daerah berupaya melengkapi layanan yang belum terakomodasi oleh BPJS agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal, termasuk penyediaan ambulans gratis untuk kebutuhan tertentu,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong juga mendorong agar koordinasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas terus diperkuat sehingga berbagai persoalan pelayanan yang masih dikeluhkan masyarakat dapat segera diselesaikan.
Bappelitbangda menegaskan akan terus mengawal proses evaluasi dan penyempurnaan program kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
“Harapan kami, seluruh fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, mudah diakses, dan berkualitas sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” pungkas Irwan.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar