Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jelang TKA 2026, Disdikbud Parigi Moutong Larang Mutasi Siswa Kelas VI

Jelang TKA 2026, Disdikbud Parigi Moutong Larang Mutasi Siswa Kelas VI

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong melakukan verifikasi faktual (verfak) dan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar Tahun Ajaran 2025–2026. Pelaksanaan TKA dijadwalkan pada Maret–April 2026.

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, menegaskan agar orang tua tidak memindahkan anak kelas VI hingga proses kelulusan selesai.

“Kami mengimbau orang tua untuk tidak memindahkan anaknya yang masih kelas VI sampai lulus. Data peserta TKA akan segera dikunci karena pelaksanaan TKA dijadwalkan pada bulan Maret dan April,” ujarnya, Senin (2/2).

Pemindahan siswa di tengah proses verifikasi dapat merugikan peserta didik karena data yang sudah terkunci tidak diterima oleh daerah tujuan mutasi.

“Jika orang tua tetap memaksakan mutasi, siswa berisiko tidak bisa mengikuti TKA, meskipun sudah pindah ke daerah lain,” tegas Ibrahim.

Pendampingan pemutakhiran data dan verval Dapodik berlangsung pada 4–5 Februari 2026 di seluruh kecamatan, dengan wilayah eks Parigi dipusatkan di aula Disdikbud Parigi Moutong. Siswa yang mengalami kendala data diminta membawa Kartu Keluarga (KK), sementara mutasi akibat kesalahan rombongan belajar dapat diperbaiki menggunakan format Excel khusus.

Ibrahim menambahkan, tujuan pendampingan adalah memastikan kesesuaian identitas dan jumlah siswa melalui sinkronisasi data by name by address, karena seluruh input Dapodik harus berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Jika ditemukan data bermasalah, wajib diverifikasi terlebih dahulu. Tidak menutup kemungkinan masih ada siswa yang belum memiliki NIK,” jelasnya.

Pelaksanaan TKA tahun ini hanya untuk siswa kelas VI, berbeda dengan siswa kelas V yang tetap mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang mengukur literasi, numerasi, survei karakter, dan iklim inklusivitas sekolah.

“TKA berbeda karena hanya mengukur dua mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika,” pungkas Ibrahim.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tipu Calon Mitra MBG, Oknum Pimpinan dan Perwakilan Yayasan PPBI Terima Dana Ratusan Juta Tanpa Kejelasan

    Diduga Tipu Calon Mitra MBG, Oknum Pimpinan dan Perwakilan Yayasan PPBI Terima Dana Ratusan Juta Tanpa Kejelasan

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PARIGI, Seperdetik – Sejumlah warga mendatangi Sekretariat Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Parigi, Senin sore (11/5/2026), untuk mengadukan dugaan penipuan yang melibatkan oknum pimpinan dan perwakilan Yayasan Pelita Prabu Berjaya Indonesia (PPBI) di Kabupaten Parigi Moutong. Para korban mengaku telah menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada oknum-oknum tersebut dengan iming-iming menjadi mitra BGN melalui yayasan […]

  • Kisah Ketahanan: Gadget Gagal yang Membuka Jalan bagi Kesuksesan di Masa Depan

    Kisah Ketahanan: Gadget Gagal yang Membuka Jalan bagi Kesuksesan di Masa Depan

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 358
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh, Gaungkan Semangat Toleransi dan Pelestarian Budaya

    Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh, Gaungkan Semangat Toleransi dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Desa Tolai, Kecamatan Torue, Rabu (18/3/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, serta disaksikan ratusan masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai. Dalam sambutannya, […]

  • Bappelitbangda Perkuat Pengurusan HAKI Durian Parigi Moutong untuk Tingkatkan Nilai Jual

    Bappelitbangda Perkuat Pengurusan HAKI Durian Parigi Moutong untuk Tingkatkan Nilai Jual

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pengembangan durian sebagai salah satu komoditas andalan Kabupaten Parigi Moutong kini tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga diarahkan pada penguatan aspek perlindungan hukum dan identitas produk. Melalui pengurusan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), pemerintah daerah berupaya memastikan durian khas Parigi Moutong memiliki pengakuan resmi yang mampu meningkatkan daya saing […]

  • Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengarahkan kebijakan pembangunan menuju konsep yang lebih ramah lingkungan dengan menempatkan mitigasi bencana sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana. […]

expand_less