Bappelitbangda Matangkan Perencanaan Bidang Sosial untuk Perluas Dukungan Program Provinsi
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Jum, 27 Feb 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Penyusunan arah pembangunan sektor sosial di Kabupaten Parigi Moutong mulai difokuskan pada penyelarasan program antara pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan agar berbagai usulan yang disiapkan perangkat daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Sebagai bagian dari proses tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong melakukan pendampingan intensif kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Kerja (Renja). Pendampingan ini bertujuan memastikan setiap program yang dirancang memiliki sasaran yang jelas, berbasis kebutuhan riil, serta berpotensi memperoleh dukungan melalui program maupun pendanaan dari pemerintah provinsi.
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Idran, mengatakan proses penyusunan Renja tidak hanya berorientasi pada kebutuhan internal daerah, tetapi juga harus memperhatikan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah agar tercipta kesinambungan program.
“Kami mengarahkan setiap perangkat daerah agar menyusun program yang selaras dengan prioritas pembangunan provinsi. Sinkronisasi ini penting karena akan memperbesar peluang usulan daerah untuk diakomodasi dalam program pemerintah provinsi,” ujar Idran, Kamis (26/02/2026).
Ia menegaskan bahwa kualitas data menjadi unsur yang sangat menentukan dalam setiap proses perencanaan. Seluruh usulan program harus didukung data yang valid, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga dapat dipertanggungjawabkan pada saat proses verifikasi maupun pembahasan.
“Perencanaan yang baik selalu diawali dengan data yang akurat. Tanpa data yang lengkap, usulan program akan sulit dinilai kebutuhan dan urgensinya sehingga berpotensi tidak menjadi prioritas,” jelasnya.
Menurut Idran, terdapat sejumlah sektor yang menjadi fokus dalam penyusunan program pembangunan sosial, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan, penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan kualitas pendidikan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pada sektor pendidikan, perhatian diarahkan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, khususnya guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bappelitbangda bersama perangkat daerah terkait terus melakukan pemetaan terhadap kondisi tenaga pendidik untuk mengetahui kebutuhan peningkatan kompetensi maupun pemerataan kualitas layanan pendidikan.
“Kami ingin memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi tenaga pendidik di lapangan. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan daerah,” katanya.
Selain pendidikan, percepatan penurunan prevalensi stunting masih menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan daerah. Menurut Idran, berbagai intervensi yang telah berjalan perlu dipertahankan melalui kolaborasi lintas sektor agar hasil yang dicapai dapat terus meningkat.
“Penanganan stunting memerlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Intervensi harus dilakukan secara berkesinambungan, terutama pada masa awal pertumbuhan anak, agar target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Bappelitbangda memiliki fungsi strategis dalam mengoordinasikan proses perencanaan pembangunan, menyelaraskan kebijakan antarperangkat daerah, melakukan pengendalian, hingga mengevaluasi pelaksanaan program. Sementara pelaksanaan kegiatan di lapangan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing OPD sesuai tugas dan kewenangannya.
Melalui penyusunan program yang berbasis data, terintegrasi, dan selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap berbagai program pembangunan bidang sosial dapat berjalan lebih efektif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar