Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Anggaran Terbatas, Bantuan Mahasiswa Parigi Moutong Resmi Ditiadakan

Anggaran Terbatas, Bantuan Mahasiswa Parigi Moutong Resmi Ditiadakan

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memastikan tidak lagi mengalokasikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa pada tahun anggaran 2026. Kebijakan tersebut diambil akibat keterbatasan fiskal daerah yang semakin tertekan oleh meningkatnya beban belanja pegawai.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan bahwa penghapusan bantuan pendidikan mahasiswa merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang ditempuh Pemerintah Daerah.

Ia menjelaskan, selama ini program bantuan pendidikan mahasiswa memang bersifat terbatas, baik dari sisi sasaran maupun besaran anggaran. Bantuan tersebut hanya diberikan kepada mahasiswa yang berada pada tahap akhir penyelesaian studi, seperti penyusunan skripsi atau menjelang ujian meja, dengan nominal sekitar Rp2 juta per mahasiswa.

“Itu pun bantuannya sangat kecil dan sifatnya terbatas. Hanya untuk mahasiswa yang sudah mau menyelesaikan studi,” ujar Sunarti saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Sunarti, pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Daerah memutuskan untuk tidak lagi menganggarkan bantuan tersebut. Salah satu faktor utamanya adalah meningkatnya beban belanja daerah, khususnya untuk pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang nilainya mencapai sekitar Rp300 miliar.

“Karena beban daerah cukup besar, ada beberapa item yang akhirnya dihilangkan,” katanya.

Selama ini, bantuan pendidikan mahasiswa menjadi satu-satunya bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bagi mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Dengan dihapuskannya bantuan tersebut, mahasiswa harus kembali menanggung seluruh biaya akhir pendidikan secara mandiri.

Kebijakan ini sekaligus mencerminkan semakin sempitnya ruang fiskal daerah untuk mendukung sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, seiring membesarnya porsi belanja pegawai.

Meski demikian, Sunarti berharap penghapusan bantuan pendidikan mahasiswa tidak bersifat permanen dan dapat dikaji ulang pada penganggaran berikutnya.

“Harapannya, ke depan, bisa dianggarkan kembali. Supaya bisa membantu mahasiswa Parigi Moutong menyelesaikan studinya,” pungkas Sunarti.*

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik.id– Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang tidak mengantongi izin di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali menuai sorotan. Sejumlah alat berat dan pekerja dilaporkan beroperasi di lokasi yang diduga merupakan area tambang ilegal, memunculkan berbagai pertanyaan terkait legalitas kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber […]

  • Tradisi Melasti di Bolano Lambunu Diharapkan Perkokoh Nilai Dharma dan Kebangsaan

    Tradisi Melasti di Bolano Lambunu Diharapkan Perkokoh Nilai Dharma dan Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik –  Nilai-nilai spiritual, pelestarian budaya, dan semangat hidup rukun menjadi pesan utama yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pada pelaksanaan prosesi Melasti dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan keagamaan umat Hindu tersebut berlangsung khidmat di Desa Siendeng, Kecamatan Bolano Lambunu, Selasa (17/03/2026). Pada kesempatan itu, Wakil Bupati […]

  • Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengarahkan kebijakan pembangunan menuju konsep yang lebih ramah lingkungan dengan menempatkan mitigasi bencana sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana. […]

  • Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Berani 2026 di Desa Bambalemo

    Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Berani 2026 di Desa Bambalemo

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Berani 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Patriot, Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Senin (05/01/2026) sore. Pembukaan turnamen tersebut dilakukan mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid yang […]

  • Satu Blok Puluhan Alat Berat, WPR Kayuboko Masihkah Mencerminkan Pertambangan Rakyat?

    Satu Blok Puluhan Alat Berat, WPR Kayuboko Masihkah Mencerminkan Pertambangan Rakyat?

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Oleh: Fadli Arifin Azis Ketua Markas Cabang LMP Parigi Moutong Ada pertanyaan mendasar yang patut diajukan ketika wilayah yang diperuntukkan bagi pertambangan rakyat justru dipenuhi alat berat dalam jumlah besar. Kondisi faktual di lapangan menunjukkan, dalam satu blok IPR beroperasi lebih dari 10 unit excavator, disertai loader, bulldozer dan truk pengangkut material. Pertanyaannya sederhana, masihkah […]

  • Pemkab Parigi Moutong Resmikan Dapur SPPG Tegar Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar, Perkuat Pelayanan Gizi Masyarakat

    Pemkab Parigi Moutong Resmikan Dapur SPPG Tegar Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar, Perkuat Pelayanan Gizi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik- Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi meluncurkan Dapur SPPG Tegar Desa Silampayang Kecamatan Kasimbar, bertempat di Dapur MBG Tegar Silampayang. Selasa (27/1/2026) pukul 10.00 WITA.    Kegiatan launching ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Peresmian Dapur SPPG tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, […]

expand_less