Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengarahkan kebijakan pembangunan menuju konsep yang lebih ramah lingkungan dengan menempatkan mitigasi bencana sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyusunan berbagai program pembangunan yang mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan ke dalam setiap sektor. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menilai pendekatan tersebut penting mengingat Kabupaten Parigi Moutong memiliki karakteristik wilayah yang rentan terhadap berbagai potensi bencana, termasuk banjir, abrasi pantai, dan tanah longsor.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan perencanaan pembangunan ke depan harus mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus memperkuat kemampuan daerah dalam mengurangi risiko bencana.
“Pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Perencanaan juga harus mampu melindungi lingkungan dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi,” ujar Irwan di Parigi, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah mulai menerapkan pendekatan pembangunan yang mengedepankan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Sejumlah program telah disiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut, antara lain rehabilitasi ruang terbuka hijau, peningkatan sistem drainase perkotaan, pembangunan sarana resapan air, serta penguatan pengelolaan sampah dan limbah agar lebih efektif serta ramah lingkungan.
“Kami ingin setiap program pembangunan memiliki manfaat ganda, yaitu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam di sekitarnya,” katanya.
Menurut Irwan, wilayah pesisir menjadi salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian khusus karena memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor perikanan dan kelautan. Oleh sebab itu, berbagai langkah perlindungan terhadap ekosistem pantai terus didorong guna mengurangi risiko abrasi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir.
Selain kawasan pesisir, pemerintah daerah juga mengembangkan berbagai upaya pengelolaan lingkungan melalui konservasi sumber daya air, pengendalian pencemaran, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah.
“Pemanfaatan teknologi akan membantu pemerintah dalam mengelola lingkungan secara lebih efisien sehingga hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelasnya.
Irwan menambahkan, seluruh program pembangunan yang disusun saat ini juga mempertimbangkan aspek mitigasi bencana sejak tahap perencanaan. Langkah tersebut dilakukan melalui penataan kawasan rawan bencana, pembangunan infrastruktur pengendali banjir, penyediaan fasilitas resapan air, hingga peningkatan edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Ia berharap sinergi antara pembangunan dan pelestarian lingkungan mampu menciptakan daerah yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Harapan kami, setiap kebijakan pembangunan mampu menghadirkan manfaat ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengurangi risiko bencana sehingga pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong dapat berlangsung secara berkelanjutan,” pungkas Irwan.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar