Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pengawasan Internal Diperkuat, Penyusunan Dokumen Pembangunan Parigi Moutong Dikawal APIP

Pengawasan Internal Diperkuat, Penyusunan Dokumen Pembangunan Parigi Moutong Dikawal APIP

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Dalam upaya meningkatkan mutu perencanaan pembangunan terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Selain memastikan setiap program selaras dengan arah kebijakan daerah, pemerintah juga memperkuat pengawasan sejak tahap awal penyusunan dokumen agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan perencanaan yang lebih akuntabel.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui pelibatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dari Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong dalam proses reviu berbagai dokumen yang disusun oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Keterlibatan APIP dinilai penting untuk mengidentifikasi sejak dini apabila terdapat kekurangan atau ketidaksesuaian dalam dokumen sebelum memasuki tahapan evaluasi berikutnya.

Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Nyoman Sudiara, mengatakan koordinasi antara OPD dan Inspektorat harus dilakukan secara berkesinambungan agar proses penyusunan dokumen dapat berlangsung lebih efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Reviu oleh APIP bukan sekadar memenuhi prosedur administrasi, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dokumen perencanaan. Melalui proses tersebut, berbagai kekurangan dapat diperbaiki sejak awal sehingga dokumen yang dihasilkan lebih matang,” ujar Nyoman, Rabu (25/02/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap dokumen strategis pemerintah daerah, mulai dari Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), wajib melalui tahapan reviu sebelum diproses lebih lanjut. Mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem pengendalian internal yang diterapkan untuk menjaga kualitas perencanaan pembangunan.

Menurut Nyoman, hasil reviu APIP menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum dokumen diteruskan ke tahap evaluasi. Dengan demikian, seluruh perangkat daerah diharapkan memperhatikan kelengkapan substansi maupun administrasi sejak proses penyusunan dimulai.

“Dokumen yang belum melalui reviu tidak dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Karena itu, setiap OPD perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah lebih proaktif dalam mengawal penyusunan dokumen sehingga target waktu yang telah ditentukan dapat dipenuhi. Kedisiplinan terhadap jadwal dinilai menjadi faktor penting agar siklus perencanaan pembangunan daerah tidak mengalami keterlambatan.

Selain itu, komunikasi yang intensif antara OPD dengan Inspektorat dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai catatan hasil reviu sehingga dokumen dapat segera disempurnakan tanpa menghambat proses perencanaan secara keseluruhan.

“Koordinasi yang baik akan memudahkan penyelesaian setiap tahapan. Jangan sampai keterlambatan pada satu dokumen berdampak terhadap proses penyusunan program pembangunan secara keseluruhan,” tegasnya.

Nyoman menambahkan, penguatan fungsi APIP merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel. Melalui pengawasan yang dilakukan sejak awal, setiap program yang direncanakan diharapkan memiliki dasar yang kuat, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, seluruh dokumen perencanaan yang disusun OPD tidak hanya memenuhi ketentuan administrasi, tetapi juga memiliki kualitas yang baik sehingga dapat menjadi landasan pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong,” pungkas Nyoman.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Anak PAUD Parigi Moutong Ikuti Karnaval Hardiknas 2026 di Parigi

    Ratusan Anak PAUD Parigi Moutong Ikuti Karnaval Hardiknas 2026 di Parigi

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Sebanyak 59 kontingen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri atas Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Parigi mengikuti pawai karnaval dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Toraranga, Parigi, Sabtu (1/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di depan Perpustakaan Daerah Parigi itu berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan. […]

  • Pelantikan Pengurus BAMAG Periode 2025–2029

    Pelantikan Pengurus BAMAG Periode 2025–2029

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Parigi, Seperdetik- Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, secara resmi membuka kegiatan Pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Parigi Moutong Periode 2025–2029 yang dilaksanakan di Gereja GPID Bethel Parigi, Rabu (28/1/2026).   Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Badan Musyawarah Antar Gereja memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu gereja lintas denominasi sekaligus mitra […]

  • Wabup Parigi Moutong Tinjau Stok Bantuan Pangan, Pastikan Beras Berkualitas Siap Disalurkan kepada 72 Ribu KPM

    Wabup Parigi Moutong Tinjau Stok Bantuan Pangan, Pastikan Beras Berkualitas Siap Disalurkan kepada 72 Ribu KPM

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan seluruh bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi standar kualitas. Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan inspeksi langsung ke Gudang Bulog Olaya dan Gudang Bulog Tolai, Selasa (31/3/2026). Peninjauan dilakukan bersama Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri, unsur […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Tingkatkan Kompetensi Literasi Digital Guru SD

    Disdikbud Parigi Moutong Tingkatkan Kompetensi Literasi Digital Guru SD

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Literasi Digital bagi kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 di aula Disdikbud Parigi Moutong, Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam literasi digital sebagai bagian dari upaya transformasi mutu pendidikan dan pemerataan kualitas pembelajaran […]

  • Bupati Erwin Burase Resmikan Sejumlah Sekolah Hasil Revitalisasi di Parigi Moutong

    Bupati Erwin Burase Resmikan Sejumlah Sekolah Hasil Revitalisasi di Parigi Moutong

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan sejumlah sekolah penerima program revitalisasi pendidikan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (6/2). Sekolah yang diresmikan dalam kunjungan tersebut, antara lain SD Inpres 3 Kayu Agung, SMPN Tomini, SDN Ulatan, serta SD Inpres 2 Bobalo. Kegiatan ini bertujuan memastikan fasilitas pendidikan hasil […]

  • LMP Minta Pemda Evaluasi Total Drainase Kota Parigi: Infrastruktur Harus Dibangun Berdasarkan Kajian Teknis

    LMP Minta Pemda Evaluasi Total Drainase Kota Parigi: Infrastruktur Harus Dibangun Berdasarkan Kajian Teknis

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle HNG
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Parigi, Seperdetik– Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong menilai persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Parigi setiap kali hujan deras merupakan indikator bahwa sistem drainase perkotaan perlu dievaluasi secara menyeluruh. Menurut LMP Parimo, pembangunan infrastruktur drainase tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus didasarkan pada kajian teknis yang matang agar […]

expand_less