Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pengajuan Indikasi Geografis Durian Montong Parigi Moutong Masuki Tahap Penyempurnaan Dokumen

Pengajuan Indikasi Geografis Durian Montong Parigi Moutong Masuki Tahap Penyempurnaan Dokumen

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Kabupaten Parigi Moutong semakin mendekati tahapan pengajuan Indikasi Geografis (IG) bagi Durian Montong sebagai komoditas unggulan daerah. Proses tersebut ditandai dengan pendampingan teknis dari Kementerian Hukum Republik Indonesia untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dan dokumen pendukung telah memenuhi standar sebelum diajukan secara resmi.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam kegiatan audiensi dan pendampingan teknis di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Senin (2/3/2026). Pertemuan itu membahas berbagai aspek yang harus dipenuhi dalam dokumen deskripsi, termasuk karakteristik produk, kondisi geografis, hingga kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Mardiana, mengatakan proses pengajuan Indikasi Geografis telah berjalan selama beberapa tahun dan saat ini memasuki tahap finalisasi dokumen.

“Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dengan baik sehingga proses pengajuan Indikasi Geografis dapat segera dilaksanakan. Pendampingan dari Kementerian Hukum sangat membantu dalam menyempurnakan dokumen yang menjadi syarat utama pendaftaran,” ujar Mardiana.

Ia menjelaskan bahwa dokumen deskripsi memiliki peran penting karena menjadi dasar penilaian terhadap kekhasan Durian Montong Parigi Moutong. Di dalamnya memuat berbagai informasi mengenai karakteristik buah, mulai dari cita rasa, aroma, tekstur daging, bentuk, hingga pengaruh kondisi alam dan lingkungan yang membedakannya dari durian yang dihasilkan daerah lain.

Menurut Mardiana, seluruh informasi tersebut harus disusun secara komprehensif agar mampu membuktikan bahwa kualitas Durian Montong Parigi Moutong memiliki keterkaitan erat dengan wilayah asalnya.

“Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Keunggulan Durian Montong Parigi Moutong harus dijelaskan secara ilmiah dan administratif agar dapat memperoleh perlindungan melalui Indikasi Geografis,” jelasnya.

Selain membahas kelengkapan dokumen, tim pendamping juga memberikan arahan mengenai pembentukan lembaga atau asosiasi yang akan menjadi pemegang hak Indikasi Geografis. Organisasi tersebut nantinya bertugas mengoordinasikan petani dan pelaku usaha, menjaga standar mutu produk, serta mengawasi penggunaan nama Durian Montong Parigi Moutong sesuai ketentuan yang berlaku.

“Asosiasi memiliki peran penting setelah sertifikat diterbitkan. Mereka akan memastikan kualitas produk tetap terjaga sekaligus mengawasi penggunaan nama Durian Montong Parigi Moutong agar tidak disalahgunakan,” katanya.

Mardiana menambahkan, keberhasilan memperoleh sertifikat Indikasi Geografis diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan komoditas durian di Kabupaten Parigi Moutong. Selain memberikan perlindungan hukum, pengakuan tersebut juga berpotensi meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas jaringan pemasaran, serta menaikkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan petani.

“Indikasi Geografis bukan hanya bentuk perlindungan terhadap produk lokal, tetapi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing Durian Montong Parigi Moutong di pasar nasional maupun internasional. Pada akhirnya, manfaat terbesar diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para petani,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong optimistis seluruh tahapan pengajuan dapat diselesaikan sesuai target. Dengan diperolehnya sertifikat Indikasi Geografis, Durian Montong Parigi Moutong diharapkan semakin memiliki posisi yang kuat sebagai komoditas unggulan daerah, sekaligus menjadi identitas yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor hortikultura di daerah.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Parigi Moutong Hadiri Peresmian Pos Bantuan Hukum dan Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah

    Bupati Parigi Moutong Hadiri Peresmian Pos Bantuan Hukum dan Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bupati Parigi Moutong Hadiri Peresmian Pos Bantuan Hukum dan Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah   PALU, Seperdetik– Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid, S.Pd, menghadiri kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang dirangkaikan dengan Deklarasi Desa/Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) serta Pelatihan Paralegal, yang dilaksanakan secara serentak di […]

  • Desain yang Melampaui Batas: Ketika Seni Bertemu Teknologi dalam Perangkat Elektronik

    Desain yang Melampaui Batas: Ketika Seni Bertemu Teknologi dalam Perangkat Elektronik

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Tegaskan Pengelolaan Dana BOS Jadi Indikator Kinerja Kepala Sekolah

    Disdikbud Parigi Moutong Tegaskan Pengelolaan Dana BOS Jadi Indikator Kinerja Kepala Sekolah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja kepala satuan pendidikan. Kepala sekolah yang tidak tertib menyusun dan memperbaiki Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengelolaan Dana BOS terancam memperoleh penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di bawah ekspektasi. “Saya […]

  • Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh, Gaungkan Semangat Toleransi dan Pelestarian Budaya

    Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Ogoh-Ogoh, Gaungkan Semangat Toleransi dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Desa Tolai, Kecamatan Torue, Rabu (18/3/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, serta disaksikan ratusan masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai. Dalam sambutannya, […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Hadiri Panen Raya Jagung di Desa Lobu Mandiri.

    Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Hadiri Panen Raya Jagung di Desa Lobu Mandiri.

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Parigi Moutong,Seperdetik – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong Dan Pemerintah Desa Lobu Mandiri Kecamatan Parigi Barat Melaksanakan Panen Raya Jagung, Dari Desa Untuk Ketahanan Pangan Daerah. Kegiatan Tersebut Dilaksanakan di Desa Lobu Mandiri Kecamatan Parigi Barat, Sabtu (30/01/2026) Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Panen raya hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan simbol dari […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Program Seragam Sekolah Gratis Jelang Tahun Ajaran Baru

    Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Program Seragam Sekolah Gratis Jelang Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program seragam sekolah gratis menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Evaluasi difokuskan pada model seragam dan ketepatan ukuran guna menyempurnakan pelaksanaan program pada periode mendatang. Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan langkah tersebut diambil dengan merujuk […]

expand_less