Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

Irwan: Perencanaan Pembangunan Harus Selaras dengan Perlindungan Lingkungan

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengarahkan kebijakan pembangunan menuju konsep yang lebih ramah lingkungan dengan menempatkan mitigasi bencana sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyusunan berbagai program pembangunan yang mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan ke dalam setiap sektor. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menilai pendekatan tersebut penting mengingat Kabupaten Parigi Moutong memiliki karakteristik wilayah yang rentan terhadap berbagai potensi bencana, termasuk banjir, abrasi pantai, dan tanah longsor.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan perencanaan pembangunan ke depan harus mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus memperkuat kemampuan daerah dalam mengurangi risiko bencana.

“Pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Perencanaan juga harus mampu melindungi lingkungan dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi,” ujar Irwan di Parigi, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah mulai menerapkan pendekatan pembangunan yang mengedepankan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Sejumlah program telah disiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut, antara lain rehabilitasi ruang terbuka hijau, peningkatan sistem drainase perkotaan, pembangunan sarana resapan air, serta penguatan pengelolaan sampah dan limbah agar lebih efektif serta ramah lingkungan.

“Kami ingin setiap program pembangunan memiliki manfaat ganda, yaitu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam di sekitarnya,” katanya.

Menurut Irwan, wilayah pesisir menjadi salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian khusus karena memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor perikanan dan kelautan. Oleh sebab itu, berbagai langkah perlindungan terhadap ekosistem pantai terus didorong guna mengurangi risiko abrasi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir.

Selain kawasan pesisir, pemerintah daerah juga mengembangkan berbagai upaya pengelolaan lingkungan melalui konservasi sumber daya air, pengendalian pencemaran, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah.

“Pemanfaatan teknologi akan membantu pemerintah dalam mengelola lingkungan secara lebih efisien sehingga hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelasnya.

Irwan menambahkan, seluruh program pembangunan yang disusun saat ini juga mempertimbangkan aspek mitigasi bencana sejak tahap perencanaan. Langkah tersebut dilakukan melalui penataan kawasan rawan bencana, pembangunan infrastruktur pengendali banjir, penyediaan fasilitas resapan air, hingga peningkatan edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Ia berharap sinergi antara pembangunan dan pelestarian lingkungan mampu menciptakan daerah yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Harapan kami, setiap kebijakan pembangunan mampu menghadirkan manfaat ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengurangi risiko bencana sehingga pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong dapat berlangsung secara berkelanjutan,” pungkas Irwan.

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Disiapkan Layani Administrasi Masyarakat, Bappelitbangda Rampungkan Regulasi

    Kecamatan Disiapkan Layani Administrasi Masyarakat, Bappelitbangda Rampungkan Regulasi

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan di Kabupaten Parigi Moutong diproyeksikan akan semakin mudah melalui kebijakan pelimpahan sebagian kewenangan pelayanan administrasi kepada pemerintah kecamatan. Skema tersebut tengah dipersiapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan menjangkau seluruh wilayah. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus […]

  • Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menetapkan libur perayaan Idul Fitri Tahun 2026 bagi seluruh satuan pendidikan mulai 16 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada 30 Maret 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan pada 11 Februari 2026 tentang pengaturan pembelajaran selama Ramadan 1447 […]

  • Kejati Sulteng Sebut Penanganan Dugaan Kasus yang Menyeret Wabup Diserahkan Ke Kejari Parimo

    Kejati Sulteng Sebut Penanganan Dugaan Kasus yang Menyeret Wabup Diserahkan Ke Kejari Parimo

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PALU, SEPERDETIK – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas penanganan dugaan kasus penyalahgunaan jabatan yang menyeret nama Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulteng, Laode Sofyan, menyatakan bahwa perkara tersebut tidak dihentikan sebagaimana isu yang beredar, melainkan […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Soroti Rendahnya Angka Partisipasi SMP

    Disdikbud Parigi Moutong Soroti Rendahnya Angka Partisipasi SMP

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Di tengah capaian positif sektor pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2025, masih terselip satu persoalan mendasar yang menjadi perhatian serius, yakni rendahnya partisipasi pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Data evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong menunjukkan, angka partisipasi pendidikan yang cukup tinggi pada jenjang pendidikan dasar belum […]

  • Pengamanan Lebaran Diperkuat, Pemkab dan Polres Parimo Siapkan Operasi Ketupat 2026

    Pengamanan Lebaran Diperkuat, Pemkab dan Polres Parimo Siapkan Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Komitmen memperkuat keamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ditunjukkan melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026 yang digelar di Markas Polres Parigi Moutong, Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tinombala Tahap I Tahun 2026. […]

  • Disdikbud Parigi Moutong: Rendahnya Rapor Pendidikan Dipengaruhi Ketidakakuratan Data Sekolah

    Disdikbud Parigi Moutong: Rendahnya Rapor Pendidikan Dipengaruhi Ketidakakuratan Data Sekolah

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menilai rendahnya mutu pendidikan yang tercermin dalam Rapor Pendidikan pada suatu wilayah tidak selalu disebabkan oleh kualitas mengajar guru, melainkan juga dipengaruhi oleh ketidakteraturan pelaporan data digital di satuan pendidikan. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Parigi Moutong, Farid, mengatakan banyak sekolah […]

expand_less