Wabup Parigi Moutong Tinjau Stok Bantuan Pangan, Pastikan Beras Berkualitas Siap Disalurkan kepada 72 Ribu KPM
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Sel, 31 Mar 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan seluruh bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi standar kualitas. Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan inspeksi langsung ke Gudang Bulog Olaya dan Gudang Bulog Tolai, Selasa (31/3/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kejaksaan Negeri, Polres Parigi Moutong, serta Dinas Ketahanan Pangan sebagai bentuk pengawasan terhadap kesiapan distribusi bantuan pangan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Abdul Sahid menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan bantuan yang diterima masyarakat benar-benar layak konsumsi, baik dari sisi kualitas maupun jumlahnya.
“Kami turun langsung untuk memastikan stok yang tersedia dalam kondisi baik dan siap disalurkan kepada masyarakat. Bantuan ini merupakan hak masyarakat, sehingga kualitasnya harus benar-benar terjamin,” ujar Abdul Sahid.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 72.603 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng pada penyaluran periode Februari–Maret.
Selain memastikan kualitas komoditas, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses distribusi agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berpedoman pada data penerima yang telah ditetapkan.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar program bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami meminta seluruh petugas penyalur bekerja secara objektif. Jangan sampai ada penerima yang tidak memenuhi kriteria justru memperoleh bantuan, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan terlewatkan,” tegasnya.
Ia berharap proses pendistribusian dapat berlangsung tertib hingga ke tingkat desa, sehingga tidak menimbulkan persoalan maupun keluhan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri, menjelaskan bahwa pemeriksaan kualitas merupakan tahapan yang selalu dilakukan sebelum bantuan didistribusikan ke seluruh daerah penerima.
Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait menjadi bagian penting dalam memastikan penyaluran bantuan berlangsung lancar dan akuntabel.
“Pengecekan seperti ini merupakan prosedur yang harus dilakukan sebelum bantuan diberangkatkan. Kami ingin memastikan masyarakat menerima komoditas yang sesuai standar kualitas,” jelas Jusri.
Ia menambahkan, program bantuan pangan tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan, khususnya beras, di pasaran.
“Melalui program ini, pemerintah berupaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan pasokan sehingga harga pangan tetap stabil,” katanya.
Jusri menyebutkan bahwa untuk sementara alokasi bantuan pangan direncanakan berlangsung sebanyak empat kali dalam satu tahun. Namun, jumlah penyaluran masih dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar seluruh program bantuan dari pemerintah pusat dapat tersalurkan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pengawasan langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap bantuan pangan yang disalurkan tepat sasaran, berkualitas, serta mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar