Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Disdikbud Parigi Moutong: Rendahnya Rapor Pendidikan Dipengaruhi Ketidakakuratan Data Sekolah

Disdikbud Parigi Moutong: Rendahnya Rapor Pendidikan Dipengaruhi Ketidakakuratan Data Sekolah

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menilai rendahnya mutu pendidikan yang tercermin dalam Rapor Pendidikan pada suatu wilayah tidak selalu disebabkan oleh kualitas mengajar guru, melainkan juga dipengaruhi oleh ketidakteraturan pelaporan data digital di satuan pendidikan.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Parigi Moutong, Farid, mengatakan banyak sekolah telah menjalankan berbagai program pembelajaran, tetapi hasil pelaksanaannya tidak tercatat dalam sistem Rapor Pendidikan karena kendala teknis maupun rendahnya literasi teknologi.

“Rendahnya rapor itu bukan karena guru kita tidak bagus. Bisa jadi karena tidak melek teknologi. Yang harus dilaporkan sudah ada hasilnya, tapi tidak diisi. Contohnya kegiatan pesantren kilat, diprogramkan dan dilaksanakan, tapi tidak dilaporkan ke sistem pusat. Akhirnya terbaca rendah oleh sistem,” ujar Farid saat ditemui  diruangannya, Selasa, 28/4/2026.

Menurut Farid, kondisi tersebut menjadi perhatian Disdikbud Parigi Moutong sehingga Bidang GTK menetapkan program prioritas berupa penguatan literasi digital bagi kepala sekolah dan guru, disertai pendampingan berkelanjutan dalam pengelolaan data pendidikan.

Setelah pelatihan literasi digital, para guru dijadwalkan mengikuti pendampingan pembuatan konten media ajar serta optimalisasi pengisian Rapor Pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaporan dan pembelajaran.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Disdikbud Parigi Moutong telah menetapkan 11 sekolah sebagai sekolah percontohan yang memiliki capaian literasi dan numerasi dengan grade A dan B.

Farid menjelaskan, sekolah-sekolah percontohan itu tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, tetapi juga dari kecamatan di wilayah pinggiran, seperti Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Taopa.

“Sekolah pilot ini tidak hanya dalam kota. Ada yang dari Kecamatan Sausu hingga Taopa. Contohnya di Taopa, mereka jadi pilot untuk wilayah Moutong karena kepala sekolahnya sangat aktif. Jadi bukan soal fasilitas atau jaringan internet saja, tapi soal keseriusan,” ungkap Farid.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyusun jadwal pendampingan intensif bagi para pendidik. Program itu akan dilanjutkan bulan depan dengan pendampingan pembuatan konten media ajar, kemudian dievaluasi untuk mengukur dampaknya terhadap proses belajar siswa.

Farid menegaskan, target utama dari rangkaian program tersebut adalah memastikan seluruh siswa di Parigi Moutong memiliki kemampuan dasar yang memadai, terutama dalam literasi dan numerasi.

“Jangan sampai anak-anak kita tidak bisa membaca, tidak bisa bercerita, apalagi tidak tahu perhitungan dasar. Target kita adalah hasil akhirnya, dan basisnya adalah laporan yang akurat,” tutup Farid.*

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Halal Bi Halal Taopa, Bupati Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

    Hadiri Halal Bi Halal Taopa, Bupati Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Momentum Halal Bi Halal 1447 Hijriah di Kecamatan Taopa dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026) tersebut dihadiri langsung Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Ketua TP-PKK Hj. Hestiwati Nanga, Wakil […]

  • Mandeknya Dugaan Kasus yang Menyeret Wabup Parimo, Kejati Sulteng Akan Dilaporkan Ke Jamwas Kejagung RI

    Mandeknya Dugaan Kasus yang Menyeret Wabup Parimo, Kejati Sulteng Akan Dilaporkan Ke Jamwas Kejagung RI

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, SEPERDETIK – Ketua Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Fadli Arifin Azis, menyatakan akan melayangkan surat resmi kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Laporan tersebut terkait lambannya penanganan sejumlah laporan yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng). Salah satu […]

  • Pemkab Parimo Tebar Kepedulian, Pesantren dan Panti Asuhan Terima Bantuan Sembako

    Pemkab Parimo Tebar Kepedulian, Pesantren dan Panti Asuhan Terima Bantuan Sembako

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (15/03/2026). Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada sejumlah pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan sosial selama […]

  • Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    Kelaparan, kehausan, dan kekacauan di Gaza selatan saat permusuhan mendorong bantuan kemanusiaan ke ambang kehancuran

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Pra UKW di Banggai, Penguji Ingatkan Pelajari Regulasi Pers dan Tak Jadi Pendengung

    Pra UKW di Banggai, Penguji Ingatkan Pelajari Regulasi Pers dan Tak Jadi Pendengung

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANGGAI, SEPERDETIK – Sekretaris PWI Sulawesi Tengah (Sulteng), Temu Sutrisno mengingatkan agar mempelajari materi yang akan diberikan saat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Senin (7/9/2026) sampai Selasa (8/9/2026). Hal itu disampaikan Temu saat pra UKW di Sekretariat PWI Kabupaten Banggai, Jl Samratulangi, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk. Peserta pra UKW merupakan 18 jurnalis dari Kabupaten Banggai, […]

  • PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik.id– Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang tidak mengantongi izin di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali menuai sorotan. Sejumlah alat berat dan pekerja dilaporkan beroperasi di lokasi yang diduga merupakan area tambang ilegal, memunculkan berbagai pertanyaan terkait legalitas kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber […]

expand_less