Bappelitbangda Perkuat Pengendalian Program MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
- account_circle Seperdetik.id
- calendar_month Sen, 9 Mar 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar

Parigi Moutong, Seperdetik – Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat sistem pengendalian melalui kerja sama lintas perangkat daerah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan program berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Pembentukan Satgas menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarperangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan MBG. Melalui mekanisme tersebut, pemerintah daerah berharap setiap tahapan program, mulai dari penyediaan makanan hingga distribusi kepada penerima manfaat, dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, SKM, mengatakan pelaksanaan Program MBG membutuhkan keterlibatan banyak pihak sehingga diperlukan sistem koordinasi yang terstruktur.
“Program ini melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi pendukung. Karena itu, Satgas dibentuk agar pengawasan berjalan lebih efektif, setiap persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti, dan pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan,” ujar Irwan, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, Satgas MBG di tingkat kabupaten diketuai oleh Sekretaris Daerah, sementara Kepala Bappelitbangda bertindak sebagai wakil ketua. Adapun Dinas Ketahanan Pangan menjalankan fungsi sekretariat yang bertugas mengoordinasikan administrasi, pelaporan, serta komunikasi antarpelaksana program.
Menurut Irwan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Parigi Moutong hingga saat ini berjalan dengan baik. Namun demikian, proses evaluasi tetap dilakukan secara berkala agar setiap kendala yang muncul dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.
“Evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Dengan pemantauan yang berkesinambungan, kualitas pelayanan dapat terus dijaga dan berbagai kendala bisa segera diatasi,” katanya.
Pengawasan tidak hanya dilakukan pada aspek administrasi, tetapi juga menyasar operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pusat pengolahan makanan. Pemerintah daerah memastikan setiap dapur penyedia makanan menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, kualitas menu, hingga ketepatan waktu distribusi kepada para penerima manfaat.
Selain itu, koordinasi rutin bersama koordinator wilayah MBG terus dilakukan untuk mempercepat penyampaian laporan, mempermudah proses monitoring, serta memperkuat penyelesaian persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan program.
“Dapur SPPG memiliki peran yang sangat penting karena menjadi titik awal penyediaan makanan bergizi. Oleh sebab itu, seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi, harus memenuhi standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Irwan menambahkan, tenaga gizi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan MBG. Mereka bertugas memastikan setiap menu yang disiapkan memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kelompok sasaran sehingga tujuan program untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai.
“Kehadiran tenaga gizi menjadi jaminan bahwa makanan yang disalurkan memenuhi standar nutrisi. Ini merupakan salah satu aspek penting agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antarperangkat daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pelaksana di lapangan dapat terus diperkuat sehingga Program Makan Bergizi Gratis mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan program ini. Dengan koordinasi yang kuat dan pengawasan yang berkesinambungan, kami optimistis Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Parigi Moutong akan semakin optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Irwan.
- Penulis: Seperdetik.id

Saat ini belum ada komentar