Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Distribusi dan Kualifikasi Guru Masih Jadi Tantangan Pendidikan di Parigi Moutong

Distribusi dan Kualifikasi Guru Masih Jadi Tantangan Pendidikan di Parigi Moutong

  • account_circle Seperdetik.id
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG – Di balik capaian positif sektor pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2025, persoalan tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong menunjukkan, distribusi guru dan kualifikasi tenaga pendidik masih belum ideal.

Padahal, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh akses sekolah dan kualitas layanan, tetapi juga oleh ketersediaan guru yang kompeten dan tersebar merata.

Plt Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan, aspek tenaga pendidik masih menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Menurut dia, tantangan pada sektor guru perlu menjadi perhatian karena berpengaruh langsung terhadap proses pembelajaran di sekolah.

Data Disdikbud mencatat, persentase guru berkualifikasi sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) baru mencapai 53,54 persen. Sementara target yang ditetapkan berada di angka 69,82 persen. Di sisi lain, distribusi guru sesuai standar juga tercatat masih berada pada angka 56,48 persen dari target 82,14 persen.

Sekilas, angka realisasi itu terlihat masih cukup jauh dari target yang diharapkan. Namun, dalam laporan evaluasi kinerja, kedua indikator tersebut justru tercatat memiliki capaian tinggi, masing-masing 130,41 persen dan 145,43 persen.

Sunarti menjelaskan, tingginya capaian indikator itu disebabkan oleh metode perhitungan yang mengacu pada standar pelayanan minimal yang berbeda. Dengan kata lain, secara administratif indikator dinilai melampaui target, tetapi secara faktual tantangan distribusi dan kualitas guru masih ada.

“Indikator kualitas layanan pendidikan menunjukkan tren yang sangat baik, baik dari sisi akreditasi maupun standar pelayanan,” kata Sunarti di Parigi, Jumat (1/5/2026).

Dalam praktiknya, persoalan distribusi guru sering kali berkaitan dengan ketimpangan penempatan tenaga pendidik antar wilayah. Sekolah-sekolah yang berada di wilayah perkotaan atau pusat kecamatan cenderung lebih mudah memenuhi kebutuhan guru, sementara sekolah di daerah terpencil masih menghadapi keterbatasan.

Kondisi geografis Kabupaten Parigi Moutong yang cukup luas, dengan bentang wilayah dari pesisir hingga pegunungan, menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan tenaga pendidik.

Ketimpangan distribusi guru dapat berdampak pada kualitas pembelajaran, terutama di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar atau harus mengandalkan guru dengan beban kerja berlebih.

Selain distribusi, persoalan kualifikasi guru juga menjadi faktor penting. Guru dengan kompetensi yang sesuai standar memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Dalam konteks pendidikan, kualitas guru menjadi fondasi utama dalam membentuk kualitas lulusan.

Sunarti menegaskan, capaian indikator yang baik tidak boleh membuat pemerintah daerah mengabaikan persoalan mendasar di lapangan. Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga pendidik harus menjadi bagian dari agenda berkelanjutan.

“Kami telah mencapai target yang ditetapkan, namun capaian tersebut tidak boleh membuat kita terlena. Apa yang sudah diraih harus terus ditingkatkan, dengan menetapkan target yang lebih tinggi di masa mendatang,” ujarnya.

Bagi Disdikbud, upaya perbaikan ke depan tidak hanya berkutat pada pemenuhan jumlah guru, tetapi juga peningkatan kapasitas dan pemerataan penempatan.

Pelatihan, peningkatan kompetensi, serta penataan distribusi guru dinilai menjadi langkah penting agar kualitas layanan pendidikan bisa dirasakan lebih merata.

Sunarti berharap, perbaikan pada sektor tenaga pendidik dapat berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa.

Sebab, menurut dia, guru adalah salah satu faktor paling menentukan dalam membangun daya saing generasi muda.

“Selain memastikan tidak ada anak putus sekolah, kita juga harus meningkatkan prestasi. Outputnya adalah menciptakan anak yang mampu bersaing dengan daerah lain, sehingga di manapun mereka menimba ilmu, mereka bisa masuk sesuai harapan,” kata Sunarti.*

  • Penulis: Seperdetik.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RP2KPKPK Dikebut, Bappelitbangda Tingkatkan Kesiapan Usulan Program Permukiman

    RP2KPKPK Dikebut, Bappelitbangda Tingkatkan Kesiapan Usulan Program Permukiman

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Peluang Kabupaten Parigi Moutong memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat untuk penanganan kawasan permukiman kumuh terus dipersiapkan melalui penyempurnaan dokumen perencanaan. Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah daerah memiliki landasan yang kuat dalam mengajukan berbagai program peningkatan kualitas lingkungan permukiman pada tahun-tahun mendatang. Salah satu dokumen yang saat ini menjadi perhatian adalah Rencana […]

  • PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    PETI di Desa Tombi Kembali Beroperasi, Muncul Dugaan Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sidrap

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Bob
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik.id– Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang tidak mengantongi izin di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali menuai sorotan. Sejumlah alat berat dan pekerja dilaporkan beroperasi di lokasi yang diduga merupakan area tambang ilegal, memunculkan berbagai pertanyaan terkait legalitas kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber […]

  • Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    Ini Jadwal Libur Idul Fitri dan Masuk Sekolah Kembali di Parigi Moutong

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menetapkan libur perayaan Idul Fitri Tahun 2026 bagi seluruh satuan pendidikan mulai 16 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada 30 Maret 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan pada 11 Februari 2026 tentang pengaturan pembelajaran selama Ramadan 1447 […]

  • Wabup Parigi Moutong Hadiri Sidang Paripurna DPRD Terkait Evaluasi Raperda APBD 2026

    Wabup Parigi Moutong Hadiri Sidang Paripurna DPRD Terkait Evaluasi Raperda APBD 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Wabup Parigi Moutong Hadiri Sidang Paripurna DPRD Terkait Evaluasi Raperda APBD 2026   Parigi Moutong, Seperdetik – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda Laporan Badan Anggaran DPRD atas Hasil Evaluasi Gubernur Sulawesi Tengah terhadap Raperda APBD Kabupaten Parigi Moutong Tahun Anggaran 2026, pada Masa Persidangan […]

  • Pemda Parigi Moutong Dukung Perencanaan Program Blue Coast dalam FGD Indonesia Blue Economy

    Pemda Parigi Moutong Dukung Perencanaan Program Blue Coast dalam FGD Indonesia Blue Economy

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pemda Parigi Moutong Dukung Perencanaan Program Blue Coast dalam FGD Indonesia Blue Economy   PARIGI MOUTONG,Seperdetik– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar Forum Group Discussion (FGD) Indonesia Blue Economy for Coastal Livelihoods di Ruang Rapat Bupati, Rabu (11/2/2026).   Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong implementasi konsep ekonomi biru (blue […]

  • Wabup Parigi Moutong Tinjau Stok Bantuan Pangan, Pastikan Beras Berkualitas Siap Disalurkan kepada 72 Ribu KPM

    Wabup Parigi Moutong Tinjau Stok Bantuan Pangan, Pastikan Beras Berkualitas Siap Disalurkan kepada 72 Ribu KPM

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Seperdetik.id
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Parigi Moutong, Seperdetik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan seluruh bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat telah memenuhi standar kualitas. Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan inspeksi langsung ke Gudang Bulog Olaya dan Gudang Bulog Tolai, Selasa (31/3/2026). Peninjauan dilakukan bersama Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri, unsur […]

expand_less